Rindu

aku merindukanmu, seperti hujan menanti datangnya pelangi

aku merindukanmu, seperti kuncup menanti musin semi

aku merindukanmu, seperti akar yang selalu mencari sumber air

aku merindukanmu, seperti tanah kering menani datangnya hujan

aku merindukanmu, seperti pengembara yang menyusuri oase

mungkin rinduku seperti anak kecil yang terisak karena tersesat pulang

mencari serpihan arah dalam kenangan untuk kembali kepadamu

 

aku merindukanmu, dalam setiap jengkal rindu itu sendiri

 

-2014-

 

Iklan

Move On#BrunoMars

How do I end up in the same old place
Faced again with the same mistakes
So stubborn, thinking I know what is right
But life proves me wrong every time

Taking roads that lead me no where,
How do I expect to get there
But when will I learn to just put you first

I come to you now when I need you
But why do I wait to come see you
I always try to do this on my own
But I was wrong, cause only with you
Can I move on (can I move on)

When I’m weak, it’s you that makes me strong
And I know that you’ve been with me all along
So many times I forget to close my eyes
And listen to my heart
With you, life is so easy
Why do I make it hard

Oh, taking roads that lead me no where,
How do I expect to get there
When will I learn to just put you first

I, I come to you now when I need you
But why do I wait to come see you
I always try to do this on my own
But I was wrong, cause only with you
Can I move on

I’ll get out of my own way,
Let you have your way
Cause I realized I’m no good on my own
I’m there for you, I’ll serve for you
I can’t live without you

I come to you now when I need you
Why do I wait to come see you
I always try to do this on my own
But I was wrong, I was wrong, I was wrong,
With only you, only you, with only you
Can I move on, can I move on, can I move on

 

BLABLABLA

Sudah hampir satu bulan saya belum nge-post apapun.. Kalau alasannya sibuk, itu terlalu klise. Mungkin bahasa yang tepat adalah, saya belum punya cukup waktu untuk bercerita lagi 🙂

Hidup di ibukota memang complicated, serba rumit. Semua harus menjadi prioritas, semua hal mendadak menjadi penting dan tidak bisa ditunda. Mungkin juga itu adalah sebab mengapa orang kota lebih cuek, karena semua orang ingin menjadi yang pertama. Semua orang berlomba-lomba untuk menjadi pemenang, padahal kita membutuhkan seseorang yang “kalah” untuk menjadi pemenang..

 IMG_20130103_00194239

The broken dipan

Terlalu banyak yang terjadi akhir-akhir ini. Kompleks..mmmm…sebenernya saya juga gak tau mau nulis apa, mau nulai dari mana.. banyak banget kejutan, terlalu banyak malah. Gambarin aja gini, setiap orang yang dikasi “kejutan” pas ultah gak selalu seneng kan, I mean, kadang mereka juga kesel, dongkol, karena tiba-tiba aja mereka dimusuhii ama temen2nya sendiri karena sebab yang dia pun nggak ngerti, ato gak dikejutin ama kabar kerabat dekat yang kena musibah..you know lah, kejutan itu g selalu menyenagkan.

Well, nyontek status temen di BBM,”live isn’t life without problem” ~yeah, she’s absolutely right.

Dan you know what, ada kejutan yang bener-bener bikin kita ngakak. Kemaren lusa pas pulang kerja kebetulan anak-anak kos pada ngumpul di depan kamar (kalo gak malem kita jarang banget bisa ngumpul, maklum punya temen orang kesehatan itu susah nge-klop-in jadwal..hahah) dan reflex kita ngobrol lah ya, pas itu adek kos nyeletuk, “eh tau g sih mbak, tadi dipan ku jebol”, dan reaksi kita-kita yang alayers ini,”what serius loh ??!!”. Bener aja pas kita tengok kedalem kamarnya ternyata triplek penyangga kasur udah pada patah, apalagi kayu dipannya..hadeehhh..

 GambarTampak atas

Maap yeee…gambarnya agak burem, maklum hape kreditan..

 GambarTampak samping

Gara-gara dipannya jebol, kasur digeletakkin aja di bawah..lagian sih bukannya buat tidur malah dipake pencak silat.

 

Gambar

Ini nih si tersangka the broken dipan..Hepi…

Ini kejadian yang kedua, kejadian pertama dipan jebol ini minggu lalu pas kita rame-rame nonton tivi di kamar Hepi, tiba-tiba aja dipannya jebol, eh pas diliat kayu penyangganya udah pada somplak..payah.

Ngobrolin tentang hidup dikosan, sebenernya saya belum pernah ngekos sama sekali sih, ini yang pertama. Karena saya kuliah di kota sendiri, biar rumah jauh, tapi kalo disuruh ngekos males, rasanya gimanaaa gitu. Ada sih rasa ngiri-ngiri gitu sama temen-temen yang pada ngekos, bebas, bisa pulang malem, hehehe, tapi gak enaknya kalo makan susah, apalagi kalo akhir bulan..pada ngeluh semua, apalagi kalo ada foto copy an materi dari dosen, yang belum dapet kiriman lah, belum bayar kos lah, belum dapet utangan lah..wkkkk

Tapi sekarang saya ngerasain deh gimana jadi anak kos, gak enak, tapi banyakan enaknya..hahahaha..

Dari awalnya malu-malu buat nyapa, ngajak beli makan bareng, eh sekarang mungkin kita udah kayak sodara, makan bareng, ngemall bareng, ketawa bareng, nangis bareng, gak punya duit bareng, gajian pun bareng..apa-apa bareng deh

Gambar

Ini kita lagi makan di kamar mbak Yuli, kamar terbersih dan terapih di antara semua penghuni kos..Hepi dapet rantangan dari temen kerjanya, lumayan buat dimakan rame-rame..

(itu makanan gak ada lima menit langsung habis)

 

Kebiasaan kita emang kalo pas makan malem ngumpul di kamar siapa gitu (biasanya sih kako gak di kamar mbak Yuli ya kamar hepi, soalnya di kamar mbak Yuli itu banyak makanan, dan di kamar Hepi kita bisa bikin rusuh..hahaha), sambil bawa apa yang masing-masing kita punya, maksudnya kalo saya ada krupuk ya diangkut, ada nasi, ada sambel , apa ajalah yang ada pokoknya diangkut. Trus kalo udah kelar makan, ngrumpi gak jelas sampe pagi kayak ibu-ibu lagi arisan..hehee

GambarAnak kos begaya makan di tempat beginian, padahal duit yang buat bayar dari hasil ngutang

Gambar

Mbak Yuli ama Hepi, gayanya doang lagi belanja ke pasar. Padahal udah nawar susah-susah eh ternyata gak dibeli juga, alesannya ntar deh belum sreg..biasa..modus anak kos

 

Ya gitu deh hari-hari absurd di kosan bareng anak-anak..Aneh, seru, seneng, nyebelin..hahah..ntar deh kalo ada waktu saya bakalan cerita satu-satu tentang mereka..dadaaahhh..

 

#eh..btw dipan itu Bahasa Indonesianya apa sih, emang bener dipan ??

Tentang Percaya diri

Hari minggu kemarin, iseng saya menyalakan TV, dan secara kebetulan ada tayangan ulang acara X Factor yang tayangan live nya disiarkan pada hari Sabtu. Mengusung tema X Factor Around The World, pihak stasiun TV mendatangkan pemenang dari X Factor dari luar negeri, seperti Amerika, Australia dan UK. Tidak hanya itu, mereka juga mendatangan juri kelas dunia spt Paula Abdul, Daniel Bedingfiled, dan seorang lagi yang saya tak mengenalnya, sementara juri yang mewakili Indonesia adalah Anggung C. Sasmi dan Ahmad Dani.

Acara berlangsung cukup menarik, karena mungkin ini adalah sebuah ajang bergengsi dimana anak negeri berkesempatan untuk menunjukkan kemampuan bernyanyinya di depan juri –juri internasional tersebut. Satu persatu peserta membawakan lagu dengan kemampuan bernyanyi yang luar biasa. Nah, tiba giliran para juri untuk mengomentari penampilan mereka. Karena acara ini berkelas internasional, tentu saja juri-juri dari Indonesia harus menyesuaikan diri, terlebih lagi masalah bahasa. Anggun yang memang sudah cukup lama tinggal di luar negeri cukup fasih berbicara dengan bahasa Inggris, dan pada saat giliran Ahmad Dhani yang memberikan komentar, ia hanya berkata, “I don’t know what to say, because I have problem with my English…” seketika studio ricuh, para penonton berteriak “Boooo…”

Mungin mereka kecewa atau malu, dan mungkin bahkan Ahmad Dani pun merasakan hal yang sama. Sekelibat muncul pertanyaan di benak saya, “Hallo, ini kan acara internasional, masa dia tidak mempersiapkan diri untuk itu (melatih kemampuan bhs Inggrisnya)”.  Lalu pikiran itu dengan cepat saya tepis. Hei, saya, bukan, kita harusnya bangga karena beliau mau mengakui kekurangannya, dia mengakui tidak mahir berbicara bahasa Inggris. Kalau menurut kalian saya salah karena memihak seseorang yang jelas-jelas mempermalukan Negara kita, saya rasa kalian berlebihan. Karena apa, kita harus realistis, tidak semua orang mahir berbahasa Inggris. Dan lihat, Negara maju seperti Perancis pun masyarakatnya juga tidak mahir berbicara bahasa inggris bukan.

Ini adalah tentang kepercayaan diri. Dan saya pikir tindakan mencomooh itu adalah tindakan inappropriate, kita tidak bisa memaksakan seseorang harus mengikuti arus atau kebiasaan yang hidup di masyarakat. Bahasa Inggris adalah bahasa dunia, kita berbondong-bondong mempelajarinya. Bahkan kita yang muda ini, akan merasa gaul jika meng update status sosmed dengan bahasa Inggris. LOL. Ini konyol.

Para orang tua pun tak mau ketinggalan mengikuti arus modernisasi ini, mereka menyekolahkan anak mereka di sekolah-sekolah internasional, dari tingkat TK sampai SMA. Seakan-akan sebuah dosa besar jika di jaman ini kita tidak bisa berbahasa Inggris. Agaknya modernisani ini berdampak sedikit ironis.

OK, dari bahasa Inggris sekarang kita beralih kepada musik, khususnya K-Pop. Sudah jamak jika kita melihat remaja-remaja Indonesia menggilai artis Korea. Saya tidak akan menantang anda untuk bertanya pada mereka tentang bagaimana hafalnya mereka isi lagu-lagu K-Pop (karena yang pasti saya akan jelas-jelas kalah).

Fenomena K-Pop semakin menjadi ketika kaum remaja mendewakan penampilan-penampilan artis Korea secara fisik. Kulit putih, tinggi, langsing, dan apapun itu.Padahal sudah menjadi rahasia umum jika para artis K-Pop itu sebagian melakukan operasi plastik untuk mengubah penampilan mereka. Dari sini kita tidak menyadari, bahwa mereka mencoba menyembunyikan kelemahan mereka.

Pernah satu kali saya menemukan video mengenai ulasan kehidupan remaja Korea, yang lebih tepatnya bagaimana mereka mendefinisikan bagaimana cantik itu. Dan jawaban mereka membuat saya sedikit heran, karena kalian tau, ketika seorang siswi ditanya apakah cantik menurutmu, ia menjawab sankapul, sankapul adalah kelopak mata ganda. Seseorang yang dianggap cantik adalah seseorang yang memiliki kelopak mata ganda. Lalu masih dalam ulasan itu, siswi Korea tersebut mempraktekkan bagaimana mendapatkan sankapul (setelah menyimak lebih jauh ternyata, sankapul adalah alat untuk membuat kelopak mata ganda secara temporary), bentuknya seperti ketapel kecil), mereka juga menambahkan, cantik adalah Vanessa Hudgens, karena ia memiliki mata yang lebar.

Teman, yang ingin sampaikan disini adalah, alangkah baiknya  kita tidak memuja (dengan berlebihan). Kalo bahasa gaulnya, plis deh, mereka aja minder dengan keadaan mereka sendiri, masa iya kita yang mempunyai apa yang mereka inginkan ini malah ngiri sama mereka. LOL. Tidak ada yang sempurna, tidak mereka, tidak juga kita.

Di sinilah kepercayaan diri itu menuntut posisinya, kenapa kita tidak percaya diri dengan Negara kita. Kita adalah bagian dari Negara yang kaya, dari emas sampai ikan teri, kita ada (haha, ok becanda). Maksud saya ayolah, apa susahnya sih kita lebih pede dengan Negara kita ini, bule-bule aja ngiri dengan warna kulit kita, bule-bule aja ngiri ama laut kita, masa kita gak bangga?

Gambar

Bienvenida….

Setelah sekian lama, akhirnya keinginan untuk membuat sebuah blog telah tercapai. Di sini, saya akan menulis semua hal yang ada di pikiran saya, apapun itu. Kegiatan saya sehari-hari, tentang passion, cinta, music, cita-cita, projects, rahasia-rahasia kecil saya, semuanya.

Dan mungkin kejujuran yang saya utarakan akan sedikit kasar, karena saya tidak akan berpura-pura. Saya bukanlah tipe orang yang gemar berbasa-basi. Doing like hypocrite. Yaks..

So, welcome to my world. Selamat datang di diary kecil saya :p